Jumat, 01 Oktober 2021

Kenali Penyebab dan Tanda-tanda Datangnya Angin Puting Beliung

Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak pernah lepas oleh kedatangan bencana alam. Mulai dari tsunami, gempa, tanah longsor hingga banjir pun selalu mengintai Indonesia setiap saat. Selain bencana-bencana tersebut, Indonesia juga rentang dengan munculnya angin puting beliung. 


Penyebab dan Tanda-tanda Datangnya Angin Puting Beliung


Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti munculnya korban jiwa akibat puting beliung, maka ada baiknya jika Anda mengenal penyebab dan tanda-tanda datangnya angin puting beliung.

Peneliti BMKG Bandung, memaparkan jika fenomena angin puting beliung dibedakan menjadi dua faktor penyebab. Pertama, saat terjadi puting beliung pada musim kemarau.

Saat kemarau, proses terjadinya puting beliung disebabkan pusat tekanan rendah lokal di suatu tempat. Biasanya terjadi di tempat terbuka seperti perkebunan. Ada wilayah terbuka, lalu terkena panas yang tinggi dan terjadi angin puting beliung.

Kemudian, pada musim hujan, penyebab angin puting beliung dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus. Kehadiran awan cb tersebut biasanya tiba-tiba. 

Puting beliung muncul karena disebabkan oleh pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup tebal yang membawa uap air. Lalu, ketika terjadi hujan atau sebelum terjadi hujan, awan tersebut akan menghasilkan angin downburst. 

Tak hanya itu, potensi terjadinya angin puting beliung bertambah besar saat pertumbuhan awan cumulonimbus semakin banyak. Ketika musim hujan, akansemakin banyak awan cumulonimbus yang tumbuh semakin besar potensi angin kencang di daerah tersebut.

Jika tanda-tanda angin puting beliung dapat diwaspadai sehari sebelumnya. Namun, berbeda dengan Ciri-ciri Akan Terjadi Tsunami, tidak ada prediksi yang secara spesifik akan terjadi puting beliung. Secara umum, tanda-tanda akan terjadinya puting beliung ini bisa dilihat dari turunnya hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Satu hari sebelumnya, udara pada malam hingga pagi hari bakal terasa panas dan gerah. Hal paling mudah adalah melihat ada awan cumulonimbus atau tidak. Kalau ada awan cumulonimbus itu cirinya gelap, kelihatan vertikal dari jauh. Jika sudah ada tanda akan terjadinya puting beliung, cara menghadapi yang benar adalah menepi dan mencari perlindungan ke tempat yang aman.



Kenali Penyebab dan Tanda-tanda Datangnya Angin Puting Beliung

0 komentar

Posting Komentar

Blogger nggak suka spammer...